Pantang Mengeluh ^^

Semangat Kaka

Sesibuk apapun diri kita, ketika kesibukan itu banyak memberi manfaat bagi orang-orang disekitar dan tidak menyebabkan jarak kita dengan Allah semakin jauh seharusnya tidak membuat kita mengeluh. Dan saya sedang berusaha akan hal ini… Berusaha mencari penawar ditengah-tengah aktivitas adalah salah satu cara untuk mengatasi rasa lelah itu sendiri.

2 minggu ini bukan seperti minggu-minggu sebelumnya. MasyaAllah…rasanya kewajiban yang harus ditunaikan memang lebih banyak dari waktu yang ada. Mau mengeluh, malu rasanya sama Allah…nikmat yang diberikan sudah cukup banyak, apa pantas jika saya masih mengeluh.

Rasanya bukan suatu masalah jika 2 minggu terakhir, saya memiliki rata-rata jam tidur hanya < 5 jam/hari dan itu seringnya didepan laptop..hehe. Kalau Rasulullah saja tidurnya lebih sedikit, kenapa kita mengeluh? Apa pantas? bahkan yang beliau pikirkan jauh lebih berat dari saya…Astagfirullah…Faghfirlana ya Rabbana…

Yang perlu dipikirkan dan menjadi PR kemudian adalah bagaimana tidur saya ini bisa berkualitas, yap…bukan malah menuntut memiliki kuantitas jam tidurnya ditambahkan. Beberapa hal yang kemudian saya lakukan adalah minum susu sebelum tidur dan mandi air hangat dengan sedikit tambahan garam supaya saraf-saraf lebih rileks. Alhamdulillah tingkat keberhasilannya cukup baik. Selain itu, saya juga memanfaatkan perjalanan untuk tidur. Misalnya perjalanan Depok-Bogor dengan commuter line, kondisi CL yang sangat longgar dan dingin juga sangat membantu saya untuk memberikan kualitas tidur yang cukup. Minimalnya saya bisa seger saat ngajar mahasiswa-mahasiswa saya setelah semalaman saya mempersiapkan bahan perkuliahan. Maklum saja, saya ini bukan apoteker atau yang mahir dibidang farmasi. Kondisi ini juga yang memotivasi  untuk belajar lebih dalam tentang Kimia farmasi, ditambah lagi Kimia Farmasi sebenarnya adalah bukan spesialisasi saya. Jadi ya pada akhirnya saya merasa perlu mempersiapkan dengan sebaik-baiknya mata kuliah ini, baik teori ataupun praktikum *Tsaaah… hehe… Efek begadangnya lumayan agak sampai malam.. Padahal kata Bang Oma “Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya…” eh…tapi ini ada artinya sih…😀 ,

*Maap ya Bang…saya jadi punya alasan…

Nah…Allah juga maha baik, saya Alhamdulillah dikasih rejeki lagi…Sekarang ini jadwal ngajar les adek-adek SMA lagi full, Senin-Jumat. Dan itu biasanya malam…Ya konsekuensi, klo paginya ada jadwal ngisi kuliah di Bogor malemnya saya harus siap ngajar juga yang itu ada dikota berbeda…hoho..Padahal lokasinya cuma ada di Depok atau Kisaran Cibubur. Tapi…Alhamdulillah-nya saya bisa menyesuaikan dengan cepat kondisi saya dengan lokasi saya sebelumnya, karena sudah 3 bulan terakhir ini saya dibolehkan membawa sepeda motor…Iyeay! Jadi waktu tempuhnya bisa lebih cepat…

Selanjutnya adalah menentukan jadwal pekanan adek2. Semester ini sungguh sesuatu sekali, karena jadwal kuliah yang berbeda-beda menyebabkan ketidakstabilan kehadiran dan yang lain-lain jadinya. Alhamdulillah setelah diatur sedemikian rupa, sebaik mungkin supaya tidak bentrok…Diipilihlah Hari Rabu Pagi, Sore dan Jum’at siang…

MasyaAllah…kalau mau bersabar sedikit saja ya…semua pasti selesai sih… Alhamdulillah, Selesai kan semua…😀😀😀 . Hari ini sudah mulai lebih normal dari hari-hari kemarin. Walaupun masih ada PR yang belum selesai sih memang. Cuma at least, model tidur begadang-begadang ini jadi bisa diminimalisir. Paling engga buat hati aku…eh maksudnya organ hati lho ya…biar kerjanya lebih maksimal.

Alhamdulillah juga 2 minggu kemaren kalau lagi kerasa capek jasadiyahnya, sebelum sampai pada titik jenuh sudah melakukan hal-hal yang bisa jadi penawar, salah satunya Tidur…hehe…why? Ya klo udah ngantuk dipaksa tetep melek, yakin deh melek juga hasilnya gak maksimal. Jadi mendingan tidur aja…Gak usah dipaksain juga klo mata udah gak sanggup. Terus, yang kedua Jalan-jalan. Eits, tapi ini bukan hanya sekedar jalan-jalan. Jalan-jalannya harus punya tujuan, jadi sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui gitu…Alhamdulillah gak hanya sekedar jalan-jalan. Tapi jalan-jalannya juga sekalian memenuhi tujuan yang lain, dan ini Alhamdulillah juga terpenuhi…

Jadi, kalo dipikir-pikir nih ya, tips yang bisa dikasih kalo kondisinya lagi begitu…Pertama, Pastikan segala sesuatu itu dipikirkan dulu dengan tenang…supaya engga terburu-buru jadi lebih terarah apa yang mau dikerjain. Kedua, jangan lupa tetap menjaga kestabilan emosi. Kalo emosi, uring-uringan gak jelas malah semakin semrawut yang ada. So..Belajar lebih bersabar…karena jangan sampai gegara emosi kita yang gak ke kontrol malah orang-orang terdekat kita yang jadi korban. Ketiga, kalo memang dirasa perlu semacam refreshing, why not? Just do it…Tapi tetep ya gak hanya refreshing..tapi gimana refreshing kita juga bermanfaat. Keempat, banyak-banyak beristighfar, supaya Allah tunjukan kemudahan ditengah-tengah kesulitan. Bisa jadi gak keliatan jalan keluarnya, karena ketutupan dosa kita. Terakhir, jangan lupa juga berdoa dan semangaat teruss…Pantang mengeluh..temukan penawar mu sebelum berada pada titik jenuh😀

Mungkin sekian curhatan malam ini…

Wasalam,

Depok, 3 Maret 2015

Linda J Kusumawardani

Blogger ^Pembelajar dari Kehidupan^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s