Bapak yang Sangat Baik Hati

help

Malam itu kesalahan saya memang tak berhati-hati dalam menyimpan dengan baik salah satu handphone hari Jumat kemarin, saya membiarkan handphone itu tersimpan disalah satu saku jaket yang saya pakai. Seharusnya memang saya titipkan saja pada teman saya yang ketika itu membawa tas kecil. Saya yang diboncengi motor dan duduk gaya perempuan, sibuk membalas chat WA beberapa orang teman. Hingga akhirnya tanpa saya sadari handphone yang tersimpan disaku jaket pun terjatuh.

HP

“Praaaang” sebuah suara nyaring pun terjatuh disaat saya menyusuri jalan Margonda-Depok

Saya yang saat itu mendengar suara nyaring itu tak terlalu menggubris, hingga akhirnya setelah motor berjalan sekitar 100 m, saya tanpa sengaja memegang saku jaket tak mendapati handphone bercasing biru tersebut. Dengan pikiran agak panik namun tetap (berusaha) tenang mencoba mengingat apa benar tadi handphone itu saya bawa. Segera saya bertanya pada teman yang membawa motor,
Eka, tadi apa aku titip handphone?”…
“Engga kak, emang dimana nyimpennya?” belum dijawab dia pun melanjutkan “Jangan bilang kalo yang tadi jatoh itu handphone kakak?”
Saat itu juga kami pun berpikir hal yang sama…dan langsung beristighfar bersama-sama “Astghfirullah….”

Dengan segera saya langsung turun dari motor “Tunggu disini aja ya” , karena saya pun tahu agak sulit untuk menyusuri jalan balik menggunakan motor yang hanya satu arah itu.

Dengan segera saya berjalan balik dengan sedikit agak berlari dan mengamati sepanjang jalan raya Margonda antara Margonda Residence sampai Gang Kober. Entah bagaimana, pikiran saya hanyalah puing-puing handphone bercasing biru yang akan saya temukan. Antara berdoa dan berpasrah dengan bentuk handphone itu, pikiran saya cukup sederhana paling tidak saya bisa mendapatkan sim cardnya. Dengan agak tergesa-gesa sepanjang jalan sayangnya saya tak kunjung menemukan handphone itu, bahkan serpihannya pun tidak. Ahh…saya mulai bingung sampai sini. Saya kembali berjalan putar balik berharap masih menemukan puing-puingnya kalaupun benar sudah hancur.

Tiba-tiba si teman saya muncul, “gimana kak, ketemu??”
“Enggak…” dengan nada cemas dan bingung
“Kok bisa gak keliatan ya kak?”
“Iya…apa udah diambil orang ya.Ehmm…Gimana ya. Kebetulan pulsa aku dihandphone ini lagi habis ..?” Sambil menunjuk Hp saya yang satunya…
“Pake hp aku aja kak…” dengan sigap dia pun mencoba menghubungi nomor saya itu

Sambil berjalan ke arah tempat dimana motor diparkir, saya pun menanyai orang-orang yang memang sedang berdiri dipinggir jalan “Pak…Mas…Apa tadi lihat ada Hp yang jatuh?”….3 orang yang saya tanya, semuanya bilang tidak…

Tetiba….”Kaaak, Nomornya nyambung…” dengan nada setengah berteriak si teman saya
Saya agak lega karena Hp ini ternyata tidak berbentuk serpihan seperti yang saya pikirkan. Saya pun berdoa semoga Hp saya ini diangkat….

Dan sesaat kemudian “Halo…halo…”
“Halo…”
“Halo, pak….mohon maaf tadi ada handphone yang jatuh. Apa handphone itu ada dibapak?”
Entah pembicaraan apa yang terjadi diantara mereka…percakapan ini ditutup dengan ” Baik pak, saya ke KFC Margonda sekarang.”

Alhamdulillah…ternyata bapak ini berniat baik untuk mengembalikan….Segera setelah kami mengambil motor, langsung tancap gas menuju KFC Margonda.

Sepanjang perjalanan saya tak berhenti berpikir betapa baiknya bapak ini….MasyaAllah…Beliau benar-benar baik, karena saya Pastikan handphone ini akan terpisah menjadi 3 bagian ketika terjatuh dari tempat tinggi seperti tadi (LCD, batere dan Casing bagian belakang) . Otomatis ketika menemukannya Bapak ini akan berusaha mengumpulkan 3 bagian yang terpisah ini dan itu artinya (kemungkinan) beliau harus menghentikan beberapa motor/mobil yang bisa saja menggilasnya dan akan membuat Hp ini menjadi puing-puing. Hingga akhirnya beliau menyatukan 3 bagian ini, kemudian menghidupkannya kembali hingga dapat dihubungi hanya dengan waktu sekitar 10 menit setelah saya menyadarinya. Itu artinya beliau berniat mengembalikannya segera…..Huhuhu….Saya sungguh sangat terharu :”)

Sesaat setelah sampai, tak lama nampak sosok beliau sedang menunggu saya dengan menepi bersama motornya di depan KFC. Segera saya hampiri, beliaupun segera memberikan Hp saya. Saya pun mengucapkan terima kasih berkali-kali …Wajah beliau yang nampak baik dan ramah itu mengangguk sambil berkata “Iya…”, tak lama, beliau langsung kembali menggunakan helm nya kemudian pergi dengan nampak beberapa pot tanaman yang diikat pada bagian belakang motornya.

Saya yang masih speechless….tak berhenti mendoakan kebaikan untuk beliau. Ahh…bapak anda baik baik sekali, Semoga masih banyak orang-orang jujur dan berniat baik seperti bapak. Sungguh seluruh manusia dunia ini akan terasa sangat bahagia seperti saya yang ketika itu sangat bahagia, bukan karena saya menemukan kembali Hp saya, namun betapa bersyukurnya saya bertemu dengan sosok seperti anda dimana saya bisa mengambil pelajaran yang luarrr biasa….

…..Alhamdulillahhhh. _Hikmah…9 Januari 2015__

Cileungsi, 12 Januari 2015

Linda J Kusumawardani

Pembelajar dari Kehidupan

2 thoughts on “Bapak yang Sangat Baik Hati

  1. alhamdulillah masih rejeki ya. alhamdulillah juga ketemunya sama orang baik. saya jadi ingat dulu pernah jatuh juga hp dari saku jaket waktu lari pagi di lintasan atletik kampus, pas dicari lagi, udah gak ada di sepanjang lintasan. pas saya telpon pake hp satpam, diangkat, terus buru-buru dimatikan sama yg ngangkat telepon. pas ditelpon kedua kalinya, udah gak nyambung lagi. hehe, ujung cerita saya gak semanis kisah Linda😀

    • Wahh…mba ajeng…saya baru baca komennya..hehe. ini gegara laptop sedang mati suri jadi g lihat2 lagi blog. Iya ini,alhamdulillah banget masih rejeki😀 ,wah ternyata cerita kita mirip2 gtu ya cm beda endingnya. Mungkin ending mba ajeng lebih indah karena diganti hapenya langsung sama yang baru…hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s