Terapi Apel Mengeluarkan Batu Empedu

Assalamu’alaykum Temans…

Kali ini saya mau coba sharing-sharing tentang pengobatan batu empedu tanpa operasi. Sebenarnya artikel semacam ini sudah banyak yang share dan bisa ditemukan dengan mudah didunia maya. Namun, tulisan ini akan ditulis berdasarkan pengalaman pribadi saya, eh mama saya maksudnya. Kebetulan saat beliau melakukan terapi ini, saya yang kontrol dan benar-benar mendampingi beliau.
Pertama, saya sharing dulu tentang batu empedunya ya…Ini saya coba ambil informasinya dari Web : http://gleneagles.com.sg/
Batu empedu adalah substansi seperti batu berukuran kecil yang berada di dalam kantung empedu. Substansi ini terbuat dari empedu yang mengeras, yang dihasilkan dalam hati. Empedu adalah cairan pencernaan yang runtuh dan mencerna lemak dalam tubuh. Terbuat dari kolesterol, air, lemak, garam empedu dan bilirubin (produk limbah sel-sel darah merah yang hancur), empedu dihasilkan di dalam hati dan disimpan dalam kantung empedu untuk mengencerkan kolesterol berlemak yang dialirkan melalui saluran. Batu empedu terjadi ketika terdapat terlalu banyak kolesterol, bilirubin atau garam empedu, menyebabkan empedu cair kurang berair. Hal ini menyebabkan pengerasan dan pembentukan batu empedu. Terdapat dua jenis batu empedu yang dikenal dengan batu kolesterol atau batu pigmen.
Mengingat kolesterol adalah lemak, maka harus dihancurkan dan diencerkan sebelum dapat dialirkan secara efektif. Dalam kondisi di mana terdapat terlalu banyak kolesterol dalam sistem, partikel kolesterol saling menempel dan ukurannya membesar hingga membentuk batu empedu. Hal ini dapat pula diakibatkan oleh pertumbuhan tidak normal kolesterol dalam sistem serta penurunan kerja kontraksi kantung empedu yang memungkinkan empedu tetap berada dalam kantung empedu dalam waktu yang lebih lama. Batu-batu empedu ini dikenal sebagai batu kolesterol.
Batu-batu pigmen adalah batu yang terbentuk akibat tingginya tingkat bilirubin dalam sistem. Terdapat dua jenis batu pigmen: batu pigmen hitam dan cokelat.
Batu pigmen hitam terjadi ketika terdapat bilirubin berlebihan dalam empedu yang menyebabkannya menempel pada mineral lain seperti kalsium sehingga membentuk pigmen. Seiring berjalannya waktu, partikel ini mulai tumbuh dan menjadi batu pigmen hitam yang keras dan seperti batu. Batu pigmen cokelat terjadi ketika bakteri dari usus dua belas jari (bagian pertama dari usus kecil) memasuki kantung empedu sehingga menyebabkan perubahan struktur bilirubin. Hal ini mengubah bilirubin lalu memadukannya dengan kalsium dan lemak dalam empedu, dan pada akhirnya menyebabkan pembentukan batu pigmen cokelat ini.
Keberadaan batu empedu dapat berupa satu batu empedu besar (sebesar bola golf) atau banyak batu-batu kecil, atau bahkan kombinasi keduanya.

Tanda dan Gejala Batu Empedu
Bergantung pada ukuran dan jumlah batu empedu yang terbentuk serta lokasinya, keparahan gejala dapat beragam. Gejala-gejala ini dapat mencakup:
• Nyeri berat di daerah perut atas bagian kanan
• Sakit kuning (terjadi ketika terjadi penyumbatan dalam waktu lama)
• Demam (jika timbul komplikasi)
• Muntah-muntah

Dan secara umum, gejalanya mirip dengan penyakit maag.

Oke, Selanjutnya saya akan share tentang bagaimana cara mengeluarka batu empedu tanpa operasi melalui Terapi Buah Apel.

Pertama, tentu yang kita butuhkan adalah Buah Apel. Sebenarnya apel apapun bisa dikonsumsi, namun pada kondisi mama saya yang pada saat itu memiliki penyakit Maag, maka lebih aman bila mengkonsumsi Apel Fuji. Harga nya memang agak mahal, namun apel ini lebih manis bila dibandingkan apel jenis lain. Buah apel fuji yang dibutuhkan untuk dikonsumsi adalah 5 Buah/ hari.

Apel Fuji

Why Apel???
Apel mengandung serat dalam jumlah banyak. Selulosa, adalah serat yang tidak larut (dalam air) yang berada pada kulit apel. Sedangkan, pektin adalah tipe serat larut yang banyak dijumpai pada daging buah apel. Serat tak larut, khususnya selulosa selain beberapa hemiselulosa dan lignin, dapat mempercepat perjalanan sisa makanan melintasi saluran percerna. Sementara serat larut dapat menimbulkan efek sebaliknya, memperlambat ‘lalu lintas’ sisa makanan, dan dapat menghancurkan batu-batu yang ada dalam empedu. Kedua bentuk serat ini sebenarnya sama-sama memunyai kekuatan mencuci perut. Kedua jenis serat dapat menyerap air dan membuat tinja lebih besar. Maka, jangan heran jika penderita konstipasi (sulit buang air besar) sangat dianjurkan mengonsumsi apel utuh (http://www.sunpride.co.id)

Kedua, Bagaimana cara mengkonsumsinya?? Sebelum mengkonsumsi pastikan makan terakhir anda adalah 2 jam sebelumnya. Jadi selama 2 jam sebelum mengkonsumsi apel, tidak boleh makan, kecuali minum ya…masih boleh. Oke, selanjutnya setiap buah apel yang akan dikonsumsi ini dijus terlebih dahulu, namun tidak menggunakan campuran apapun seperti misalnya susu. Hanya ditambahkan air saja supaya membantu proses hancurnya pada saat diblender. Oiya, sebelum dijus jangan lupa kulit buah apel dikupas untuk menghindari lapisan lilin yang ada pada kulit apel. Setelah apel selesai dijus, maka tidak boleh didiamkan lama, maksimal hanya 15 menit. Lebih baik bila langsung dikonsumsi untuk mencegah terjadinya browning karena terjadinya oksidasi. Apel juga berfungsi untuk melembekkan batu-batu empedu yang keras sehingga nanti lebih mudah dikeluarkan.

Ketiga, Setelah mengkonsumsi buah apel tersebut, anda juga belum diperbolehkan untuk makan selama 2 jam setelahnya. Biarkan nutrisi apel ini terserap dengan baik pada tubuh. Untuk waktu selebihnya, 2 jam sebelum dan setelah minum jus apel boleh makan seperti biasa. Namun, ada baiknya juga selama makan apel tersebut, kita berhenti dulu mengonsumsi daging dan produk hewani lainnya.

Nah, Proses konsumsi apel tersebut bisa dibagi kedalam 5 waktu shalat. Jadi, dalam sehari 5 apel dapat dikonsumsi seluruhnya. Lakukan proses terapi apel tersebut selama 5 hari berturut-turut.

Keempat, Setelah 5 hari terapi dengan buah apel. Selanjutnya, terapi dihari ke-6 dilakukan dengan menggunakan Garam Inggris. Bagaimana caranya? Oke, Pada hari ke-6 ini buah apel sudah tidak lagi dikonsumsi. Sejak pagi makan dan minumlah seperti biasa. Namun, siapkan garam inggris yang akan dikonsumsi sore harinya. Garam Inggris dapat dibeli diapotik dengan kisaran harga Rp 3000,- per bungkus kecil. Pada hari ke-6 ini lanjutan terapi dimulai dengan berpuasa sejak pukul 5 sore. Pada pukul 5 sore ini, sudah tidak diperbolehkan makan apapun, kecuali minum air putih.

Kelima, Pada pukul 6 sore terapi dilanjutkan dengan mengkonsumsi garam inggris. Larutan garam inggris dapat diperoleh dengan melarutkan satu sendok teh garam inggris kedalam satu gelas air hangat, kemudian langsung diminum sekaligus. Kemudian ulangi hal yang sama pada pukul 8 malam. Tenang aja… kalau kamu khawatir rasanya asin karena judulnya garam, itu tidak perlu. Karena garam inggris rasanya tawar aja kok😀 . Fungsi garam inggris ini adalah untuk membuka pembuluh kantung empedu.

Keenam, Tahapan terakhir dari terapi ini adalah anda harus siapkan Minyak Zaitun sebanyak 100 mL. Untuk apa minyak zaitun ini? Yap…untuk diminum tentunya. Minyak zaitun ini akan diminum pada pukul 22.00 sebanyak 100 mL. Bila anda merasa mual untuk meminumnya, ini dapat dicampur dengan air jeruk peras supaya tidak terasa amis. Ya, dibagian ini mungkin agak terasa mual atau ingin muntah….tapiii harus ditahan ya…ini tahap terakhir soalnya…hehe. manfaat Minyak Zaitun sendiri adalah sebagai lubricants pada proses pengeluaran batu empedu.

Kemudian mulai dari tengah malam atau muungkin sekitar pukul 02.00 biasanya sudah menunjukan perut yang terasa mules-mules, ingin bolak-balik kamar mandi. Perlu bersabar sampai pagi…nanti setelah isi perut kita (makanan) keluar, akan nampak batu-batu empedu yang keluar. Warnanya hijau dengan ukuran sebesar kacang hijau umumnya, bisa lebih kecil atau lebih besar dengan jumlah yang bisa mencapai lebih dari 60 biji bahkan bisa seratusss…

batu-empedu-03
Dan, Alhamdulillah mama saya berhasil mengeluarkan si batu-batu empedu ini. Setelah dicek kembali USG oleh dokter…Oiya, Fyi mama saya melakukan terapi ini sebanyak 2 kali dibulan yang berbeda. Dikarenakan setelah terapi pertama masih ada keluhan sakit diperutnya, akhirnya dicoba lagi terapi apel yang kedua pada bulan ketiganya. Dan hasil USG menunjukan batu-batu empedu itu sudah tidak ada…Alhamdulillah sekarang sudah sembuh…

Bagi yang mau mencoba, Selamat Mencoba😀

Salam

Linda J Kusumawardani

Blogger ^Pembelajar dari Kehidupan^

2 thoughts on “Terapi Apel Mengeluarkan Batu Empedu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s