Persembahan ku… (Ukhuwah series)

Akhirnya aku menemukan softcopy file ini….Alhamdulillah😀 .File yang sudah lama sekali kucari-cari sejak 3 tahun lalu yang kupikir sudah terdelete tanpa sengaja…

Tulisan dan foto ini ku selipkan ke dalam salah satu halaman,tepatnya bagian persembahan di dalam skripsi D3 ku. Mungkin tak semua orang yang ada di dalam foto ini tahu mengenai hal itu…😦 . Walau sebenarnya foto ini adalah  karya Novi Pratiwi dan aku hanya mengedit sedikit…hehe . Tapi tak apa, yang penting sudah diizinkan oleh yang membuat… (iya kan vi??? :hammer: ) hehehe.

Pada akhirnya…(lagi) hanya doa yang ku titipkan pada Sang Ilahi rabbi agar mereka senantiasa berada dalam Lindungan-Nya dengan hati yang selalu dekat dengan-Nya (kabulkan ya Rabb). Walau raga ini jauh, bahkan ada diantara mereka yang tak ku ketahui kabarnya hingga hari ini😥

Persembahan ku

Tuhanku……

Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintai-Mu. Kajian demi kajian tarbiyah kupelajari, untai demi untai kata para ustadz kuresapi. Tentang cinta para nabi, tentang kasih para sahabat, tentang muhabbah orang shalih, tentang kerinduan para syuhada. Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam, kutumbuhkan dalam mimpi idealisme yang mengawang di awan.

 

Allahu Rahiim, Illahi Rabbii, perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku

Perkenankanlah aku mencintai-Mu, sebisaku. Dengan segala kelemahanku.

Ilaahi aku tak sanggup mencintai-Mu dengan kesabaran menanggung derita.                

Rabbii, aku tak sanggup mencintai-Mu seperti Abu Bakar, yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Engkau dan Rasul-Mu bagi diri dan keluarganya. Atau layaknya Umar yang menyerahkan separuh hartanya demi jihad. Atau Ustman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiarkan Dien-Mu. Ijinkan aku mencintai-Mu, melalui 100-500 perak yang terulur pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan, pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di pojok-pojok jembatan. Pada makanan-makanan yang terkirim ke handai tau lan.

 

Illahi, aku tak sanggup mencintai-Mu dengan khusyuknya shalat salah seorang sahabat nabiMu, hingga tiada terasa anak panah musuh terhujam di kakinya. Karena itu Ya Allah, perkenankanlah aku tertatih menggapai cintaMu, dalam shalat yang coba kudirikan dengan terbata-bata, meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia.

Rabbii, aku tak dapat beribadah ala orang-orang shalih atau bagai para al hafidz dan hafidzah yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta dengan-Mu dalam satu putaran malam. Perkenankanlah aku mencintai-Mu, melalui satu – dua rakaat sholat lailku, atau sekedar sunnah nafilahku, selembar dua lembar tilawah harianku. Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.                

Yaa Rahiim, aku tak sanggup mencintai-Mu semisal para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihad bagi-Mu. Maka perkenankanlah aku mencintai-Mu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwahMu, dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru.

Allahu Kariim, aku tak sanggup mencintai-Mu di atas segalanya, izinkan aku mencintai-Mu dengan mencintai keluargaku, membawa mereka pada nikmatnya hidayah dalam naungan Islam, manisnya iman dan ketabahan. Dengan mencintai sahabat-sahabatku, mengajak mereka untuk lebih mengenal-Mu, dengan mencintai manusia dan alam semesta.

Perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku, Yaa Allah. Agar cinta itu mengalun dalam jiwa. Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku.

Ya Rahman…Entah apa yang Kau pandang dari ku yang rendah dihadapan-Mu sehingga dapat ku rasakan Kau telah membalas cinta yang ku beri dengan segala perjuangan, Allahukarim…Cinta-Mu telah tumbuh disekeliling ku dengan kehadiran sahabat-sahabat di Jalan DAKWAH ini…

Ya Rahim…Kau hadirkan kasih sayang-Mu darinya, kau kuatkan aku dalam menjalani kehidupan dengan senyumnya. Kau tumbuhkan cinta diantara kami…Ukhuwah kami dalam jalan ini tidak dapat ku tukar dengan dunia beserta isinya, Maka kekalkanlah Ikatannya Ya Allah seperti kau menjaga eratnya ukhuwah Rasulullah dengan para Sahabat…..

Bogor, 1 Juli 2011

Linda J Kusumawrdani

Blogger ^Ketika Setiap Kata Bermakna^

6 thoughts on “Persembahan ku… (Ukhuwah series)

  1. ukh,,,,subhanallah ,,,ini sagt berarti ,,, YaAllah jfn pisahkan kami Ya Rabb,,,, temukan kami di JannahMu…selalu bersama together always…..luv u all……..^^__

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s