Erasmus Mundus, kata-Nya kau bukan untuk ku tahun ini….

21 Maret 2011….akhirnya kabar yang saya tunggu tunggu sejak 3 bulan terakhir keluar juga. Apa itu??? sesuai dengan judulnya berita itu adalah pengumuman Aplikasi Beasiswa Erasmus Mundus yang saya kirimkan pada akhir bulan Desember tahun lalu. Bagaimana hasilnya???belum rezekinya tahun ini mungkin bagi saya untuk menuntut ilmu di Eropa sana. Tidak ada satu kata penyesalan pun ketika pengumuman itu saya terima, karena semua sudah saya ikhtiarkan semaksimal mungkin sebelum deadline Aplikasi.

Luar biasanya ada sebuah rasa kebahagiaan yang luar biasa dalam hati saya ketika setiap poin dari kriteria penilaian itu saya lihat… Dari 5 kriteria, 1 yang tidak memenuhi untuk melanjutkan studi disana. Terbersit dalam benak saya ”Saya tidak gagal, tapi saya belum berhasil.“ kata-kata itulah nampaknya lebih cocok saya ucapkan.

Ini adalah ke 5 kriteria yang harus saya penuhi dari Program Master yang saya ambil (EMQAL = European Joint Master in Quality in Analytical Laboratories) untuk mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus ini (Copas dari Web nya) beserta dengan score yang saya peroleh

Each criterion A-E is scored 0-5. Only very high quality candidates, with all criteria above 3.5, are accepted to the course. 

The scores for all criteria are summed, and candidates are ranked by order of merit according to their global score (17.5-25.0).

A – Quality of previous qualifications – evaluates the academic curriculum of the candidate: previous degrees, post-graduate courses, specialization courses, scientific publications (Score : 3.8) 

B- Proficiency in languages of the consortium (Score : 2.4)

C- Motivation and Potential – measures the benefit to the candidate from the Master (Score : 4.3)

D- Suitability – match between the candidate’s profile and the Master. Appropriate professional experience is evaluated (Score : 4.5)

E – Recommendations – based on the confidential evaluation of the candidate by two referees (Score : 4.0)

Dan total score saya adalah 19.00

Ya itulah hasilnya….dari 5 kriteria di atas, saya jadi tahu bagian mana yang harus saya perbaiki. Ya…English saya. Memang sejak awal sebelum aplikasi saya kirimkan, saya sudah tidak merasa percaya diri karena score toefl saya yang memang berada dibawah requirement yang ditetapkan, walaupun saat itu saya sudah 2 kali  mencoba Toefl IBT yang hanya berselang sekitar 3 minggu setelah tes pertama. Namun ternyata dengan nilai yang saya peroleh tidak berbeda jauh.

Syarat score toeflnya sendiri untuk PBT adalah 575, namun karena PBT internasional di Indonesia sudah tidak ada jadi saya ambil IBT dengan standar scorenya mungkin setara dengan 80. Karena untuk IBT score tertinggi adalah 120.

Walau dengan kondisi seperti itu, hal ini tidak menyurutkan niat saya untuk tetap mengirimkan aplikasi yang sudah saya siapkan, karena kesempatan ini hanya datang 1 tahun sekali. Dengan mengucap bismillah, akhirnya saya mengirimkan semua dokumen via Fedex.

21 Maret 2011 lalu ketetapan Allah sudah saya terima, Alhamdulillah dengan lapang dan senyum saat saya membacanya…

“Ini bukan yang kamu butuhkan saat ini Linda” begitu kata-Nya…walaupun saya menginginkannya…hehe…

Walau begitu ada hal yang perlu saya syukuri, Alhamdulillahirabbil’alamin…sekarang saya jadi tahu kalau semua persyaratan yang dikirimkan kemarin, hanya toefl saja yang harus saya perbaiki jika ingin mencoba lagi untuk aplikasi akhir tahun ini.

Entah…rencana indah apa yang sudah Allah siapkan untuk saya didepan???karena saya yakin, Allah menyaksikan semua proses yang saya lakukan, Allah menilai setiap langkah ikhtiar dan niat-niat baik saya. Saya yakin rencana Allah jauh lebih Indah dari ini…

Saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya untuk semua orang-orang yang sudah membantu, mendukung dan menyemangati saya dalam proses menyelesaikan semua persyaratan beasiswa ini…

Untuk orang tua dan adik saya tentunya…Sahabat-sahabat saya Ela, Icem, Ika…Prof. Dr. Jahja Nugraha dan Bpk. Aghyar Rudita yang sudah memberikan rekomendasinya untuk saya, Alhamdulillah nilai rekomendasinya tinggi…Mba Widi yang saat ini sedang mengerjakan thesisnya di program yang ingin saya ambil dan Ibu Destriani Nugroho sebagai Delegasi Komisi Uni Eropa untuk Indonesia terima kasih atas semua info, semangat dan doanya, Bpk Noviar Dja’var yang sudah memberikan saya inspirasi dalam menulis motivation letter….dan semua orang yang sudah memberikan semangat dan dukungannya untuk saya…Hanya Allah sebaik-baik pemberi balasan, terima kasih…terima kasih untuk semua…

InsyaAllah we’ll find the way….

The Future Belongs to Those Believe in the Beauty of Their Dreams (E. Roosevelt)…

29 Maret 2011

Linda J Kusumawardani

Blogger ^Ketika Setiap Kata Bermakna^

12 thoughts on “Erasmus Mundus, kata-Nya kau bukan untuk ku tahun ini….

  1. sbnrnya aq dah baca kmrn mlm sblum tdr…ga trasa ampe bkaca2…inget smw pjuangan qt…
    jikapun qt blom dberi kesempatan tuk mjejakan kaki di europe…tp aq bsyukur Alloh mberikan ksempatan bwt jiwa2 qt mjejaki europe hingga mrasakan dinginnya udara disana, mbaca buku di halaman rumputnya, mjelajah sisa2 kjayaan Islam dsana, mhadirkan orang tua qt pd saat wisuda, mnelusup hingga ke mimpi2 kita…
    even naik bus bus serasa naik tram, hehhee…masih inget kan buw?mlm2 pulang dr Bgr….

    ela yakin, ikhtiar dan do’a kita menjadi investasi bharga d sisi Alloh, entah Alloh akan mwujudkan ssuai dgn impian qt, atau bahkan lebih indah…

    banyak hal2 bharga yg udah qt dapet selama mpjuangkan ini semua, really enjoy the process…apalagi bsama rekan bharga sptimu kawan ^^

    ahlamulyaum haqoiqulghad—mimpi hari ini kenyataan hari esok…

    *actually msh pgn panjang lebar tp ntar jd bikin novel dah disini, heheheee

    • Ya…ya…semua mimpi itu masih ada dan tersimpan. Tidak ingin menghapusnya, walau kali ini masih belum bertemu dg ketetapan-Nya…yup dan betul menjalani proses nya memang sulit, terjal, berliku, pokoknya luar biasa deuh…tapi alhmdulillah sangat menikmati….😀 .

      mungkin jalan ku dipending sama Allah karena cuma “meraih cita” aja…”dalam cintanya ketinggalan” …hehe…jadi nanti mah pas dikasih tuh kalimat udah jadi satu kesatuan😀

      Semoga jawaban dari Allah yg terbaik untukmu ya pengumuman nanti…Aminn ya Allah
      *eh, bikin novel juga gak papa pdhl mah…😀

      • ini niy yg aq ga suka kalo komeng d blog, picture aquwnya aneh >.<, hehheee

        amiin ya Alloh ^^
        yoyoi dr dulu kan misi kita "meraih cita dalam cinta"…smg Alloh mnggabulkan, amiiin ^^

        tenang my fans ntr aq launching novelnya, hihiiii
        *kumat

  2. tetep semangat ya bu..
    kesempatan lain masih terbuka lebar, yakinlah Allah selalu punya cerita indah untuk kita..
    ganbatte…

  3. cuma ingin mengingatkan tentang ‘jurang kesabaran’,,
    ktika qt sdh mencoba berusaha dan berdoa dan tnyata semua tdk sperti dgn ap yang diinginkan maka ambil hikmahnya saja,,

    mungkin Allah punya rencana lain untuk kedepannya yg lebih baik,,
    menurut saya yang terbaik ittu datangnya tdk terburu-buru dan selalu tdk terduga…

    terus berusaha ajj, insya Allah ada jalan terbaik kdepannya,,
    Semangattt!!!

  4. Never give up My Sister, I Know you Can And You Know you can, Its All About the time,,there’s always a second chance,,

  5. Ping-balik: Kami & Mimpi :’) « Pembelajar dari Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s