Secercah Cahaya itu Masih Ada…


Pukul 02.00 pagi ini ku terbangun. Kembali merasakan sunyinya dunia dan ketenangannya,Damai sekali rasanya.  Suasana ini memang selalu indah…. Saat terbangun ku raih hp ku untuk melihat jam,ternyata ada dua sms masuk yang belum terbaca. Ku baca satu persatu sms itu. Ku baca sms pertama, ternyata dari salah seorang sahabatku. Isinya mengenai sebuah keputusan besar telah diambil olehnya, sungguh mengagetkan diriku. Setelah membaca sms itu kebingungan melanda, kegelisahan menyelimuti pikiran ku, Sungguh aku bingung ya Rabb….Akupun harus memutuskan ini, segera sebelum fajar itu benar-benar datang. Bukan keputusan yang mudah ketika salah satu fase dari perjalanan ini ku lalui tanpa dirinya. Perlahan walau masih dalam kebingungan, ku baca sms ke dua. Ternyata sms ke dua berasal dari salah seorang teteh yang memang sering mengirimkan tausyiah pada ku, isinya :
Hb. Munzir Almusawa “Gundah? Pikiran Kalut? Sedih? Berwudhu & Bacalah Al Qur’an. Surat cinta dari Allah. Beberapa menit kau membacanya, sejuk dan tentram hati mu”

Isi sms itu sepertinya sesuai dengan rasaku saat ini. Seandainya saja bisa ku lakukan membaca surat cinta itu, Seandainya saja aku mampu menegakkan Qiyamulail malam ini akan ku lakukan., walau tidak dalam kesucian yang sempurna, akhirnya aku hanya mencoba berdialog dengan-Nya.

Perlahan ku katakana pada-Nya…Ya Rahman berikan aku petunjuk atas ini, apa yang harus ku lakukan. Keputusan apa yang harus ku ambil, tak mengerti sungguh aku tak mengerti…….Bersama-Nya, pikiran ku pun melayang tentang sesuatu…Sebuah keraguan….

Ya.. sebuah keraguan menyelimuti benak ku beberapa hari ini. Entah kenapa aku mulai meragukan jalan yang ku pilih ini. Ku pandangi papan steroform didinding kamar ku, ku pandangi salah satu tulisannya yang ku buat 2 tahun lalu “My Big Plan of Life”. Ku pandangi setiap baris yang perlahan telah ku selesaikan satu persatu. Dan kini…telah mencapai baris selanjutnya, tak sanggup ku tahan butiran-butiran air mata itu ketika ku mulai meragukan baris ini. Ya Allah, aku tak berdaya…aku mulai meragukan kemampuan ku. Tak ingin rasanya aku berhenti, namun sayap ku mulai melemah. Beberapa hari kebelakang itulah yang ku rasakan. Bersyukur Kau kirimkan orang-orang terbaik untuk tetap menjaga ku, ikut memperbaiki sayap itu perlahan, walau sampai saat ini aku masih ragu untuk terbang terlalu tinggi. Ya Allah jika kau memang benar-benar meridhoi aku, berikanlah kekuatan itu bantu aku memperbaiki sayap itu untuk tetap terbang lebih tinggi.

Butiran itu terus mengalir bersama dengan kegelisahan dan keraguan ku pagi ini. Sampai sebelum ku menulis tulisan ini, tak ada satu pun makhluk-Nya yang mengetahui betapa rapuhnya diriku beberapa hari ini. Sampai akhirnya pagi ini ku coba tuangkan rasa itu ke dalam sebuah tulisan. Aku tak ingin mengecewakan orang-orang disekelilingku yang selama ini sudah ikut membatu ku mengepakkan sayap itu jika aku memberitahukan perasaan hati ku yang sebenarnya….mama, papa, adik ku, sahabat2ku, adik2 binaan ku dan semua orang yang telah menularkan semangatnya pada ku….maaf…maaf…

Aku harus bangkit. Ya…Linda…kamu harus bangkit. Jangan sampai kau berputus asa dari rahmat dan pertolongan-Nya…waktu mu masih ada untuk tetap berusaha, berdoa dan melakukan yang terbaik disisa waktu ini. Biarkan Allah yang memutuskan semuanya, apapun itu tak ada yang perlu dikhawatirkan. Toh, sebuah takdir terbaiklah yang akan diberikan oleh-Nya. Sebuah keikhlasanlah yang akan membuat mu mampu menerima apapun itu jalan dan keputusan-Nya. Dengan mengazzamkan kembali niat-niat baik itu, akan ku coba kembali melangkah dengan ucapan BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM.

Karena Secercah Cahaya Akan Selalu ada dibalik Pekatnya Gelap Malam……….

Linda J Kusumawardani

23 Oktober 2010

02.15 a.m

Blogger ^Ketika Setiap Kata Bermakna^

4 thoughts on “Secercah Cahaya itu Masih Ada…

  1. secercah cahaya itu selalu ada kok… seperti di taarufannya di samping… kata pak Ustad n temannya linda “jika kita sudah memiliki niat maka Alloh akan memudahkan jalannya”

    Tetap semangat y,,,

    salam kenal.. ditunggu kunjungan balasannya..

  2. Ada apa lind ? kaget baca postingan terbarumu ini..
    *feelin so bad…

    apakah ada yang mundur dari perjuangan ini ??
    berjuanglah semampumu..tapi tetap total..bukankah tak ada yang tak mungkin bagi Alloh ?? just believe it !!

    tak ada yang sia2 kalaupun nantinya ngga berhasil..Alloh akan membayar setiap peluh lelahmu, Alloh akan mengganti setiap tetes air matamu dengan beribu-ribu kebaikan yang tak pernah kita bayangkan..pasti ada hikmahnya !!

    keep positive feeling, my dear..^^

    insya Alloh, I’ll be beside you…

    *)beberapa menit sebelum ke bogor. lembur sambil numpang ngenet di lab, mumpung ada mas agung..orangnya lagi beli makan, jadi aku ambil alih kompi..hehehe

    ditunggu cerita lengkapnya sore ini.. ;))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s