Cintai ia Dalam Diam mu….

Setiap manusia pasti pernah merasakan namanya cinta…
entah itu cinta terhadap ALLAH,, cinta terhadap orang tua,,
cinta keluarga atau pun cinta thdp lawan jenis,,
tp untuk yg terakhir tampaknya harus berhati-hati karena kalau salah2 jalan bisa berbahaya
_ _ _ _ _ _

Untuk saat ini jika anda mempunyai perasaan cinta
tp Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang,
cukup cintai ia dalam diam …
karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya …
_ _ _ _ _ _

Kau ingin memuliakan dia,
dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang,
kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya..
karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu..
menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..
karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..
karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH SWT pilihkan untukmu …
_ _ _ _ _ _

Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan ALi ?
yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan …
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah
_ _ _ _ _ _

Karena dalam diammu tersimpan kekuatan … kekuatan harapan …
hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata
hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata …
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya ?
_ _ _ _ _ _

Dan jika memang ‘cinta dalam diammu’ itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata,
biarkan ia tetap diam …
jika dia memang bukan milikmu,
toh Allah, melalui waktu akan menghapus ‘cinta dalam diammu’ itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat …
biarkan ‘cinta dalam diammu’ itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan ALLAH (Sang Pemilik hatimu) yg tau …
seperti kamu mencintai sang pemilik hatimu…

By KemBang Anggrek-


Tulisan di atas aku dapatkan dari note seorang teman dan saat membaca ini sungguh mengena sekali rasanya…

Memang rasa cinta itu datang bukan untuk ditolak atau dihindari, karena keberadaanya merupakan fitrah yang Allah berikan kepada setiap manusia. Kehadirannya pun tak bisa diingkari atau dipungkiri jika memang sudah datang saatnya…Rasa cinta dalam hati kita sesungguhnya hanya Allah yang berhak memiliki. Rasa cinta pada-Nya lah yang seharusnya layak mendapatkan kedudukan tertinggi dalam hati kita. Karena… sesungguhnya Allah itu sangat pencemburu. Dia tidak ingin diduakan karena Dialah yang berhak atas masing-masing diri kita. Apalagi…jika diduakan oleh makhluk ciptaan-Nya sendiri.

Namun, bila rasa cinta itu benar-benar datang dalam wujudnya sebagai rasa, jangan biarkan dia menguasai seluruh hati mu…Letakkan cinta itu sesuai dengan tempatnya dan sesuai dengan porsinya.Libatkan Allah dalam rasa cinta itu..mintalah petunjuk-Nya hingga Allah benar-benar memberikan jawaban atasnya.Biarlah Allah yang mengatur semua hingga tiba pada saatnya.Semua yang terjadi di Alam ini berjalan sesuai dengan kehendak-Nya dan skenario-Nya. Tak ada satu pun yang kebetulan….pun pada akhirnya jika cinta itu datang padamu dalam wujud yang nyata…

Lihatlah kisah cinta antara Fatimah dan Ali…Allah telah mengatur sedemikian rupa hingga kebahagiaan menghampiri keduanya.  Sungguh Allah Maha mengetahui apa yang hamba-Nya inginkan, jika hal itu menurut Allah adalah yang terbaik bagi hamba-Nya, maka bukanlah perkara yang sulit untuk mengabulkan permintaan hamba-Nya. Dalam cerita ini pada akhirnya Allah menumbuhkan keberanian dalam hati seorang Ali Bin Abi Thalib untuk meminang Fatimah yang sebelumnya sudah dipinang terlebih dahulu oleh sahabat Abu Bakar dan Umar Bin Khatab namun ditolak dengan halus oleh Baginda Rasul.Sebuah akhir yang sangat indah ketika Fatimah benar-benar mendapatkan seseorang yang memang sudah dicintainya sejak lama. Namun bukanlah hal yang mudah ketika Fatimah harus memendam rasa cinta nya dalam diam…Kekuatan cinta seorang hamba pada Rabbnya lah yang pada akhirnya membuat Fatimah mampu mencintai seorang Ali dalam diam hingga Allah benar-benar memutuskannya.

Dikisahkan suatu hari Fatimah binti Rasulullah, berkata kpd Sayidina Ali.”Wahai kekasihku, ssungguhnya aku prnah menyukai seorg pemuda ketika aku masih gadis dulu”.

“O ya..?” tanggap Sayidina Ali dgn wajah sedikit memerah. “Siapakh lelaki trhormat itu dinda?”

“Lelaki itu adlh engkau, sayangku,” jawabnya sambil tersipu, membuat Sayidina Ali tersenyum & semakin mencintai istrinya.

Oleh karena itu, maka tunggulah skenario cinta yang telah Allah persiapkan untuk kita…berdoa dan persiapkanlah diri kita untuk menyambut cinta itu hingga kedatangannya benar-benar tiba…yakinlah akan indah pada waktunya. Karena Sungguh, Allah maha mendengar doa-doa kita dan sangat mengetahui apa-apa yang berada dalam hati seorang hamba…Sehingga tak ada yang perlu dikhawatirkan karena sebuah ketetapan terbaik akan Allah putuskan untuk hamba-Nya… Allah Maha Mengetahui apa-apa yang terbaik bagi diri kita….

 

Walllahu’alam bishowab….

 

 

Bogor, 05 Oktober 2010

Linda J Kusumawardani

Blogger ^Ketika Setiap Kata Bermakna^

10 thoughts on “Cintai ia Dalam Diam mu….

    • Trutama fatimahnya y ka…heuheu…Bismillah sajalah yg terbaik yg Allah berikan…Amin! yang trpenting kita hrs selalu senantiasa manjaga kesucian cinta itu ka, krn sampai saat ini kita masih blm tahu siapa yg Allah pilihkan untuk kita…

      Persiapkan diri kita dg baik, karena menikah itu bukanlah hanya soal cinta..tetapi juga sebuah komitmen dalam mengarunginya…

  1. Wew.. :matabelo

    nice quote from korean movies ‘He was cool’
    –>
    “A true love requires no words”

    I think, this quote has same portion with ur post..

    • matabelo…??what’s that? I just heard…*Afwn mungkin krg gaul….^^

      for the quote from korean movie..hmm…I guess it’s not always…You’ve ever said also in ur previous post on ur blog that “Love should be pronounced” from the husband to his wife. it’s like necessary…therefore, it depends on the situation,right?

  2. wew.. u dont ever know ‘matabelo’
    :matabelo is a expression @ kaskus.. *kayake ndak gaul nih😀

    yeah.. it depends on the situation..
    but, i preferred the expressions of love than the words of love..

  3. ya ya…
    :matabelo is used when u feel amazed ’bout smthing…
    yeah..i feel amazed by ur post..
    very inspiring
    especially, the story of Ali n Fathimah
    “”Dikisahkan suatu hari Fatimah binti Rasulullah, berkata kpd Sayidina Ali.”Wahai kekasihku, ssungguhnya aku prnah menyukai seorg pemuda ketika aku masih gadis dulu”.

    “O ya..?” tanggap Sayidina Ali dgn wajah sedikit memerah. “Siapakh lelaki trhormat itu dinda?”

    “Lelaki itu adlh engkau, sayangku,” jawabnya sambil tersipu, membuat Sayidina Ali tersenyum & semakin mencintai istrinya.””

    exactly *harus gaul dan tetep syar’i, kalau bisa mewarnai kenapa harus diam

  4. Iseng2 ketemu jg blognya, numpang comment ya Nda.

    Indah banget note dari KemBang Anggrek-nya. Setuju banget Nda. Masalah hati memang kita tidak bisa berbuat apa2, karena hanya Allah yang bisa membolak-balikkan hati manusia. Tindakan yang timbul karena kecenderunga hati-lah (pada sesuatu/seseorang) yang harus selalu kita jaga, karena memang masih dalam kuasa kita. Tulisan yang luar biasa, yang menggambarkan kekuatan, kepatuhan, dan pemahaman yang menyeluruh mengenai cinta, yang terkandung dalam “diam”.
    Baru kali ini sadar bahwa sesuatu yang pasif (diam) bisa jadi merupakan perwujudan dari sesuatu yang sangat aktif (pertempuran terus menerus antara syahwat vs iman).
    Tetep semangat dalam berkarya ya ukhti.

    • eh…ada a angga…makasih a udah mampir🙂

      iya…begitulah memang.Allah Maha Mengetahui yg Terbaik bg hamba-Nya. Sebenarnya diam itu hanya pada pandangan manusia, tdk dlm pandangan Allah. Allah melihat itu semua sbg sesuatu yg aktif. dalam diam biasanya ada doa, selain itu walau diam disana ada sebuah usaha, usaha utk tetap mnjga kesucian cinta itu (inilah sesuatu yg berat).Doa dan ikhtiar inilah yg akhirnya mnjd sesuatu tindakan yg aktif dimata Allah. Jika mmg bnr2 yg kita inginkn itu yg terbaik dimata Allah…tinggal tunggu saja kado special itu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s