Sulitkah Akhwat Mencari Kerja…

Bismillahirrahmanirrahim….

Tema inilah yang menggelitik benakku, Sulitnya mencari pekerjaan bagi Akhwat yang memakai jilbab lebih panjang dari ukuran orang-orang kebanyakan (padahalkan itu yang disyari’atkan…). Pertanyaan dan pernyataan salah seorang adik ku ini membawa memori ku kembali pada pertengahan tahun 2008, tepatnya Agustus 2008 yang menjadi bulan aku dinyatakan lulus (hanya tinggal menunggu wisuda dibulan November …).

Ukhtifillah….satu hal yang ingin ku katakan, tak ada yang salah dengan jilbab mu dan tak ada yang salah dengan keimanan mu. Biarkan Allah yang mengatur semua takdirmu termasuk masalah rezeki mu. Tak perlu kau memikirkan hal-hal yang bukan menjadi tugas mu. Ukhtifillah… tugas kita adalah berikhtiar, berdoa dan bertawakkal. Jangan kau gadaikan keimanan mu untuk dunia ini. Hanya Allah lah tempat mu bergantung, Bukan bapak2 atau Ibu2 HR  dan user dari sebuah perusahaan. Apapun itu, sesulit apapun mencari pekerjaan itu sebenarnya adalah bentuk ujian nyata keimanan yang Allah berikan. Yakinlah bahwa Allah akan memberikan yang terbaik untuk mu disaat yang tepat, jalanilah sebaik2nya tugas kita sebagai manusia….biarlah Sang Sutradara tertinggi yang menentukan segala sesuatunya.

Ukhtifillah….manusia tidaklah pernah sekalipun dapat menentukan hasil. Karenanya, apa yang kita lakukan selama menjalani kehidupan ini hanyalah berusaha dan berupaya. Itu pun dengan memanfaatkan potensi yang telah Allah limpahkan kepada kita. Kita manfaatkan potensi mata untuk melihat, kaki untuk melangkah, akal untuk berfikir, tangan untuk memegang dan memanfaatkan potensi-potensi lain yang notabene potensi-potensi tersebut sewaktu-waktu bisa dicabut kembali oleh Allah.

Dengan keyakinan seperti ini, maka berusaha dan berdo’a adalah “dua” hal yang tidak mungkin bisa terpisahkan dari ranah kehidupan kita. Namun demikian, terkadang masih pula muncul pertanyaan: “Sudah lama berusaha dan berdoa, kenapa tidak/belum juga dikabul? Padahal, Allah SWT menjanjikan: “Aku memperkenankan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdo’a kepada-Ku” (QS, Al Baqarah,2:186). Adakah kemungkinan Allah ingkar janji? Jawabnya: Mustahil Allah mengingkari janji-Nya.

Dari judul postingan diatas kok jadi terkesan akhwat itu sulit mencari pekerjaan ya???hmm….sebenarnya tidak. Harus kita pahami bahwa rezeki, jodoh dan ajal setiap yang hidup di dunia ini sudah ditentukan masing-masing oleh Allah, bahkan semut  sekalipun. Sehingga sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena Allah sudah menetapkan semuanya. Dan tugas kita sebagai manusia adalah untuk menjemput dan mengusahakannya.

Mungkin ini adalah beberapa yang cita-cita dan harapan bagi setiap mahasiswa yang baru saja menyelesaikan studinya di bangku perkuliahan (Freshgraduate-red),…ya diantaranya bekerja disebuah perusahaan besar baik itu skala lokal ataupun MNC (Multinational Company) disegala bidang. FMCG, Oil and Gas, Automotive or  de el el. dengan harapan mendapatkan income yang besar disetiap bulannya ditambah lagi posisi yang strategis untuk jenjang karis selanjutnya, dan hal lainnya yang akan memberika nilai prestise yang tinggi. Apalagi jika berasal dari Perguruan Tinggi ternama, maka akan semakin tinggi harapan dan cita-citanya untuk mendapatkan pekerjaan.

Kali ini aku akan mencoba berbagi mengenai pengalaman ku spesifik untuk AKHWAT Only…Karena aku yakin jika ikhwan akan lebih mudah tentunya dalam mencari pekerjaan, dunianya seperti tak terbatas untuk hal yang satu ini. Berbeda halnya dengan akhwat yang agak sulit ruang geraknya…ini sih hanya penilaian dari beberapa hasil survey ku saja…*mudah2an salah.

Langsung saja…Beberapa perusahaan memang ada yang sangat tinggi memberikan penilaian terhadap penampilan. Jika perusahaan seperti ini yang ditemui tentunya berpenampilan modis, trendy sesuai dengan zaman sekarang akan lebih diprioritaskan daripada penampilan yang cenderung kuno, tidak gaul, dll. Namun tidak perlu khawatir, karena tidak semua perusahaan seperti itu. Masih banyak kok perusahaan yang lebih memprioritaskan kemampuan kita baik akademik ataupun orgasnisasi. Yang jelas tidak perlu khawatir bahwa penampilan syar’I kita dijadikan alasan jika rezeki itu belum dating juga. Tetaplah berusaha dan berdoa, biarkan Allah yang menilai karena hanya Dia yang berhak atas diri kita. Jika seorang wanita yang berpenempilan tidak syar’I saja Allah jamin rezekinya apalagi kita yang jelas-jelas sudah berusaha menaati perintah-Nya. InsyaAllah tidak akan tertukar.

Sebenarnya dalam kondisi-kondisi seperti itu sesungguhnya Allah benar-benar menguji keimanan kita. Kondisi seperti itu bisa menjadi ajang pembuktian rasa cinta kita yang sesungguhnya kepada Sang Pencipta.

Mungkin ini pengalaman ku ini bisa bermanfaat dan semoga bisa memberikan inspirasi…*Halah…hehe…😀

Langsung aja ke tips-tips nya…

  1. Pe-De a.k.a Percaya Diri, gak perlu minder apalagi malu dengan performance kita yang berjilbab. Justru harusnya itulah yang harus kita tunjukkan sebagai identitas kita. Kalau kita bergantung nya sama Allah, pasti gak akan ragu.
  2. Persiapkan diri seoptimal mungkin sebelum test, klo test psikotest ya….paling enggak pernahmencoba psikotes yang buku2nya kamu bisa dapetin di Gramedia. Klo testnya tes tulis, tentunya kamu harus kuasai bidang kamu. Jangan sampe bidang sendiri gak dikuasai….okeh ya…?
  3. Kalau test nya wawancara/interview, ini biasanya lebih nyantai (kalo saya yah…) dibandingin sama test psikotest / tulis. Ada beberapa perusahaan yang biasa nanya “Apa yang kamu ketahui tentang Perusahaan ini?” nah…oleh karena itu, sebelum dateng interview alangkah lebih baiknya kamu googling dulu Company Profile tempat yang akan kamu datangi, sekalian cari2 info apa telah terjadi kasus penipuan. Karena ada loh yang kasusnya kayak gini.
  4. Untuk test interview juga usahakan kamu serileks mungkin, jangan terlihat tegang. Pertanyaan bisa bervariasi lho. Bisa mengenai keilmuan, karakter atau si interviewer juga pengen tahu daya adaptasi kita dilingkungan baru…
  5. Saat interview juga biasanya ditanya apa kelebihan dan kekurangan kamu. nah ini kesempatan kamu sebenarnya, cuma kalau gak digunakan sebaik mungkin bisa jadi menjatuhkan diri kamu sendiri. Karena, banyak orang yang lebih mudah menyebutkan kekurangannya dibandingkan Kelebihannya. So…dari sekarang di list apa aja tuh yang jadi kelebihan kamu…Hmm..tapi ingat saat menyampaikan kelebihan2 kamu, jangan sampai kamu terkesan sombong ya…berikan kesan klo kamu itu low profile…
  6. Kalau pernah berorganisasi selama dikampus, ini bisa jadi nilai plus loh buat kamu, jadi jangan sungkan2 menyebutkannya…
  7. Jika semua point diatas kamu kuasai, tidak perlu khawatir mengenai jilbab mu. Mereka bisa mempertimbangkan kemampuan kamu yang lain…
  8. Saran terakhir….Perbanyak shalat hajat, sedekah dan amalan yang lain…serta jangan pernah bosan meminta pada Allah, karena Allah pun tidak akan pernah bosan mendengar doa kita. InsyaAllah rezeki tidak akan pernah tertukar…

 

 

 

 

 

 

Wallahu’alam bishowab…

Bogor, 08 Agustus 2010

Linda J Kusumawardani

Blogger ^Ketika Setiap Kata Bermakna^

5 thoughts on “Sulitkah Akhwat Mencari Kerja…

  1. jangan sampai wajah yang cantik (yang Allah karuniaakn untuk kaum hawa) bisa sembarang orang menikmatinya.cukuplah suami kita (mahrom kita).semoga kita terhindar dari malapetaka yang besar.dan perlu di ingat hidayah itu bertingkat2 sesuai dengan kesungguhan orang yang mencarinya.baarokallahu fiikum

  2. kerja dimana mbak?, emang masih ada perusahaan yang mau nrima orang jilbab gede, perusahaan mana aja….?, mana ada? paling-paling tiap hari dikritik terus..

    • Saya dulu 1,5 tahun kerja diperusahaan FMCG, Reckitt Benckiser. salah satu produknya Dettol…MNC, pusatnya di UK. dan skrg sdh 8 bulan pindah kerja di MNC jg di daerah JakTim, masih FMCG rekanan Unilever, Saralee, Johnson & Johnson, dll…

      mungkin awalnya memang mereka aneh dg performance saya, dari cara melihatnya aja sdh kelihatan. tp itu hanya awal aja kok…krn menurut sy performance dlm bkrja itu lbh pntg, tunjukan aja kualitas diri kita…mgnai adaptasi, prinsipnya berbaur tp tdk melebur dan yakin dg firmanNya “Barangsiapa yg menolong agama Allah, pasti Allah akan menolongnya.” ….

      dan tergantung jenis industrinya, memang Mbak mila bidang nya apa??utk masalah penerimaan sy lbh nyaman ada di Industri FMCG…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s